Penjelasan Kelas Kata Dalam Bahasa Indonesia Dan Contohnya Paling Lengkap

Penjelasan Kelas Kata Dalam Bahasa Indonesia Dan Contohnya - Pembaca budiman pada kesempatan kali ini penulis akan membahas tentang pembagian kelas kata dalam Bahasa Indonesia. Adapun kelas kata dalam Bahasa Indonesia terbagi menjadi beberapa bagian disimak ya penjelasannya di bawah ini:


Penjelasan Kelas Kata Dalam Bahasa Indonesia Dan Contohnya Paling Lengkap
Penjelasan Kelas Kata Dalam Bahasa Indonesia Dan Contohnya Paling Lengkap


1. Kata benda (nomina)

Kata benda atau nomina terbagi lagi menjadi dua yaitu :

a. Kata benda konkret ialah nama benda-benda yang dapat ditangkap dengan pancaindra. Contoh: amir, asia, air, garam, orang binatang hutan dan lain-lain.

b. Kata benda abstrak, yaitu nama benda-benda yang tidak dapat ditangkap oleh indra manusia. Contoh: tuhan, agama, angan-angan, dan ilham.

2. Kata kerja (verba)

Kata kerja adalah semua kata yang menyatakan perbuatan atau gerak suatu benda. Perhatikan pembagian kata kerja di bawah ini:

a. Kata kerja aus (zero)  ialah kata kerja yang tidak berimbuhan. Contoh :mandai, mati, tidur.
b. Kata kerja transitif, ialah Kata kerja yang memerlukan objek. Perhatikan contoh berikut:
- Firman menendang bola.
- Kakak makan bola.
c. Kata kerja intransitif (tak transitif), ialah Kata kerja yang tidak memerlukan objek. Contoh:
- Ayu menangis.
- Bella menyanyi.
d. Kata kerja reflektif, yaitu Kata kerja mandiri atay berdiri sendiri.  Contoh: berhias, bersepatu, berpakaian, berdandan, dan lain-lain.

3. Kata keadaan (ajektif)

Kata keadaan adalah kata yang menerangkan sifat atau keadaan suatu benda. Perhatikan contoh di bawah ini:
- Anak itu pandai.
- Keamanan tertib

4. Kata keterangan

Kata keterangan adalah  kata yang menerangkan kata kerja, kata sifat, atau kata bilangan. Contoh: ia berlari cepat, Anton sedang mencuci. 

5. Kata ganti (pronomina)

Kata ganti adalah semua kata yang dapat mengganti kata benda. Perhatikan pembagian kata ganti di bawah ini:
a. Kata ganti orang



b. Kata ganti empunya adalah kata yang menyatakan siapakah pemiliknya (letaknya di belakang kata benda). Perhatikan contoh: buku saya, bukumu, anaknya, rumah paman.
c. Kata ganti penunjuk adalah kata yang dapat dipakai/ digunakan  untuk menunjukkan dimana terdapat suatu benda. Kata yang dipakai yaitu:
- Ini:  digunakan untuk menunjukkan benda yang jaraknya dekat.
- Itu: digunakan untuk menunjukkan benda yang jaraknya jauh.
d. Kata ganti penghubung
Kata ganti penghubung adalah kata yang dipakai untuk menghubungkan anak kalimat dengan salah satu benda yang duduk sebagai induk kalimat. Contoh:
- Siswa yang datang kesini tadi anak SMP.
- Arman dating dengan membawa kambing yang  akan dijualnya.
e. Kata ganti penanya adalah kata yang dapat digunakan untuk menanyakan benda, orang, atau suatu keadaan. Macamnya : apa, siapa, di mana, mengapa/bagaimana, berapa, kapan/bila, ke mana dari mana.
f. Kata ganti tak tentu, adalah kata yang mewakili kata benda senama di dalam arti umum yang belum tentu. Contoh: 
- Dia memegang sesuatu.nya.
- Setiap orang tahu bahwa dia pelaku

6. Kata bilangan

Kata bilangan adalah kata-kata yang menyatakan jumlah benda, jumlah kumpulan atau urutan tempat dari nama benda-benda. Adapun kata bilangan dapat kita bedakan menjadi empat macam yaitu:

a. Kata bilangan sejati, misalnya; satu, dua, enam, tujuh dan seterusnya.
b. Kata bilangan bertingkat, misalnya; ketiga, kelima, keenam.
c. Kata bilangan tak tentu, misalnya; sedikit, semua, secarik, segulung.
d. Kata bilangan kumpulan, misalnya; kelima (orang), keduanya, (biasanya diikuti kata benda atau akhiran -nya).

7. Kata sambung

Kata sambung adalah kata-kata yang berfungsi untuk menghubungkan kata dengan kalimat, kelompok kata dengan kalimat, atau kalimat dengan kalimat. 

Perhatikan contoh berikut: 
- Kakak dan adikku pergi ke tempat nenek.
- Demikian pula aku tak pernah menyerah.
- Ardi sedang tidur ketika ayah pulang.

8. Kata sandang
Kata sandang adalah kata yang berfungsi menentukan kata benda atau membendakan suatu benda. Misalnya:

- Si merah mulai masuk kandang.
- Sang raja memasuki istana.

9. Kata depan (preposisi)

Kata depan adalah kata yang digunakan untuk merangkaikan kata dengan kata dalam kalimat. 
Berikut ini pembagian kata depan:

- Kata depan asli Indonesia: di, ke, dari.
- Kata depan lain: pada, kepada, daripada, oleh, tentang, atas, akan, dan sebagainya.
- Di selain berfungsi sebagai kata depan juga berfungsi sebagai awalan begitu juga dengan kata depan ke.

10. Kata seru (interjeksi) 

Kata seru adalah kata-kata yang sering dipakai sebagai seruan, karena merasakan, mendengar, atau melihat sesuatu yang di luar dugaan atau mengejutkan.  Perhatikan contoh berikut: 

- Yah, wah, oh, nah, hai, ai, dan sebagainya.
- Celaka, masa, kasihan, dan sebagainya.
- Astagfirullah, ya ampun, insyaallah, dan sebagainya.

Demikian pembahasan artikel saya menganai kelas kata dalam bahasa Indonesia semoga dapat bermanfaat bagi kita semua terkhusus bagi penulis umumnya bagi pembaca, saran kritiknya sangat kami harapkan untuk artikel selanjutnya.




0 Response to "Penjelasan Kelas Kata Dalam Bahasa Indonesia Dan Contohnya Paling Lengkap"

Post a Comment

Apa tanggapan anda tentang artikel diatas?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel