Cara Pencegahan Cacar Air Dengan Menggunakan Vaksin

Cara Pencegahan Cacar Air Dengan Menggunakan Vaksin - Hay gayssss pada kesempatan ini izinkan saya membahas tentang penyakit cacar yang sering dialami oleh kebayakan orang. Untuk lebih jelasnya mari kita simak penjelasan dibawah ini:


Cara Pencegahan Cacar Air Dengan Menggunakan Vaksin
Cara Pencegahan Cacar Air Dengan Menggunakan Vaksin


Pengertian Cacar

Cacar adalah penyakit yang berada di kulit seperti koreng dadan apabila tidak diobati maka akan rentan dengan penularan. Cacar air tidak hanya menyerang anak-anak, terkadang juga orang dewasa. lebam kulit yang melepuh dan berair ini tentu sangat mengganggu aktivitas menular. Virus cacar air ini dapat menyebar hanya dengan kontak langsung dengan penderita atau orang yang sakit, bahkan bisa melalui udara. Apakah  itu cacar air, ada baiknya untuk mengenali penyakit ini, agar kita bisa sigap menanganinya sewaktu-waktu ada keluarga kita yang terjangkit.

Penyebab Timbulnya Cacar

Penyebab timbulnya cacar air, cacar air disebabkan oleh virus Varicella-zoster.  Anak-anak di bawah umur  2 tahun sangat berisiko terkena cacar air. Faktanya, 90% dari semua kasus terjadi pada anak kecil. Tetapi remaja dan orang dewasa juga bisa berpotensi menderita penyakit kulit ini. Cacar air umumnya ringan, terutama pada anak-anak. Tetapi dalam kasus yang parah, lepuh bisa menyebar ke hidung, mulut, mata, dan bahkan alat kelamin. Bagaimana cara penularan cacar air? Cacar air ditularkan dengan sangat mudah. Virus Varicella-zoster sangat mudah sekali menyebar. Dari sumber Web MD, virus tersebut dapat keluar dari cairan dari kulit penderita yang melepuh. Jika cairan tersebut jatuh ke meja, virus tersebut akan turut menyebar dan berpotensi menyerang siapapun yang terkena cairan dari penderita cacar air sebelumnya.

Virus cacar air juga dapat menyebar melalui kontak langsung dengan penderita cacar air, bahkan melalui udara. Ruam merah dan kulit melepuh akan muncul setelah beberapa hari 10-21 hari setelah penularan virus Varicella-zoster dan infeksinya bisa selama lima dengan sepuluh hari.  Apa sebenarnya gejala cacar air?  Tanda dan gejala biasanya muncul satu hingga dua hari sebelum ruam terjadi, yaitu demam, panas tinggi, kehilangan nafsu makan, sakit pada kepala, kelelahan, dan mengalami perasaan umum tidak sehat. 

Selanjutnya setelah ruam cacar air muncul, akan melewat beberapa fase sebagai berikut:
  • Munculnya benjolan-benjolan merah muda atau merah, yang akan pecah dalam beberapa hari.
  • Kulit melepuh dan berisi cairan, terbentuk dari benjolan yang timbul selama satu hari sebelum pecah dan bocor,
  • Munculnya kerak dan kudis, yang menutupi cairan yang pecah. Pada tahap ini membutuhkan beberapa hari untuk sembuh samapai kering. 

Selanjutnya benjolan baru terus akan muncul selama beberapa hari. Setelah terinfeksi, penderita cacar air telah dapat menyebabkan penyebaran virus hingga 48 jam sebelum ruam muncul. Penderita akan tetap menularkan virus cacar air sampai bintik-bintik yang ada pada kulitnya kering dan mengeras. Sekarang timbul pertanyaan, apakah cacar air bisa dicegah? Menurut dokter kesehatan cacar air dapat dicegah dengan vaksinasi atau imunisasi menggunakan vaksin Varicella. Vaksin cacar air ini merupakan vaksin yang diberikan untuk mencegah virus varicella zoster yang menjadi penyebab cacar air. Di Negara  AS vaksin ini telah mendapat lisensi untuk digunakan sejak tahun 1995.

Sedangkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan pemberian vaksin cacar air pada umur di atas 12 bulan, dengan usia sebelum memasuki sekolah dasar. Jika vaksin diberikan pada anak usia di atas 13 tahun, vaksin cacar air dapat diberikan sebanyak dua kali dengan jarak waktu pemberian sekitar 1 bulan. Adapun pengobatan cacar air  dapat  dilakukan, dengan memberikan  calamine lotion dan mandi oatmeal koloid untuk meringankan rasa gatal di kulit.  Selain itu, memotong kuku juga dapat membantu pencegahan terjadinya infeksi kulit yang disebabkan oleh lecet yang diesebabkan oleh garukan. 

Adapun pengobatan cacar air dapat dilakukan dengan menggunakan obat non-aspirin, seperti acetaminophen yang berguna untuk meredakan demam yang diakibatkan penyakit cacar. Jangan sekali-kali menggunakan aspirin atau produk yang mengandung aspirin untuk meredakan demam akibat cacar air. Karena penggunaan aspirin pada anak-anak dapat menyebabkan, penyakit parah yang mempengaruhi hati dan otak bahkan dapat menyebabkan kematian pada anak tersebut. Jadi mulai sekarang jagalah anak-anak kita dengan baik agar terhindar dari segala penyakit yang mematikan. 


Sekian pembahasan artikel tentang penyakit cacar air yang bisa penulis jelaskan semoga artikel ini dapat bermafaat bagi semua. (ihm). 

0 Response to "Cara Pencegahan Cacar Air Dengan Menggunakan Vaksin"

Post a Comment

Apa tanggapan anda tentang artikel diatas?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel