Penjelasan Tentang Nilai,Dimensi,dan Prinsip Otonomi Daerah di Indonesia

Penjelasan Tentang Nilai,Dimensi,dan Prinsip Otonomi Daerah di Indonesia - Halo sahabat pembaca semua,bagaimana kabarnya hari ini?semoga dalam keadaan sehat selalu, Pada kesempatan kali ini penulis akan memberikan penjelasan materi yang penting kita mengetahuinya, mugkin ada yang belum tahu atau kurang paham tentang materi tersebut,tidak perlu kwatir disini akan penulis jelaskan. Yaudah yuk langsung saja kita simak ulasan berikut ini;


Penjelasan Tentang Nilai,Dimensi,dan Prinsip Otonomi Daerah di Indonesia
Penjelasan Tentang Nilai,Dimensi,dan Prinsip Otonomi Daerah di Indonesia


Nilai,Dimensi dan Prinsip Otonomi Daerah di Indonesia

Otonomi daerah adalah pada dasarnya adalah hak ,wewenang dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintah dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undang.

terdapat dua nilai dasar yang dikembangkan dalam Undang-undang Dasar Negara RI Tahun 1945 berkenaan dengan pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah di indonesia.


  • Nilai Unitaris,yang diwujudkan dalam pandangan bahwa Indonesia tidak mempunyai kesatuan pemerintahan ain di dalamnya yang bersifat negara (eenheidstaat),yangberarti kedaulatan yang melekat pada rakyat,banagsa dan negara Republik Indonesia tidak akan terbagi di anatara kesatauan -kesatuan pemerintah.
  • Nilai Dasar Desentralisasi Teritorial ,yang bersumber dari isis dan jiwa Pasal 18 Undang - Undang dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 Berdasarkan nilai ini pemerintah diwajibkan untuk melaksanakan politik desentralisasi dan dekonsentrasi di bidang ketatanegaraan.

Berkaitan  dengan nilai dasar tersebut diatas menyelenggarakan desentralisasi di Indonesia berpusat pada pembentukan daerah-daerah otonom dan penyerahan/pelimpahan sebagai kekuasaan dan kewenangan pemeintah pusat ke pemerintah daerah untuk mengatur dan mengurus sebagian kekuasaan dan kewenangan tersebut. Dengan demikian ,titik berat pelaksanaan otonomi daerah adalah pada daerah kabupaten /kota dengan beberapa dasar pertimbangaan sebagai berikut;
  • Dimensi Politik,Kabupaten.kota dipandang kurang mempunyai fanatisme kedaerahan sehingga resiko gerakan separatisme dan peluang berkembangnya aspirasi federalis relatif minim.
  • Dmensi Administratif,penyelenggaraan pemerintahdan pelayanaan kepada masyarakat relatif dapat lebih efektif.
  • Kabupaten/kota adalah daerah "ujung tombak'pelaksanaan pembangunan sehingga kapubaten /kota lah yang lebih tahu kebutuhan dan potensi rakyat di daerahnya.

Dalam pelaksanaan otonom daerah ,prinsip otonomi daerah yang dianut adalah nyata,bertanggung jawab dan dinamis;
  • Nyata ,otonomi secara nyata diperlukan sesuia dengan situasi dam kondisi objekstif didaerah.
  • Bertanggung jawab ,pemberian otonomi diselaraskan '/diupayakan untuk memperancar pembangunan diseluruh pelosok tanah air.
  • Dinamis ,pelaksanaan otonomi selalu menjadi sarana dan dorongan untuk lebih baik dan maju.

Selain itu terdapat lima prinsip dalam penyelenggaraan pemerintah daerah ,berikut urainya.

1. Prinsip Kesatuan 

Pelaksanaan otonomi daerah harus menunjang aspirasi perjuanga rakyat guna memperkokoh negara kesatuan dan mempertinggi tingkat kesejahteraan masyarakat lokaL.

2. Prinsip Rill  dan Tanggung jawab

Pemberian otonomikepada daerah harus merupakan otonomi yag nyata dan bertanggung jawab bagi kepentingan seluruh warga daerah. Pemerintah daerah berperan mengatur proses dinamika pemerintahan dan pembangunan di daerah.

3. Prinsip Penyebaran

Asas desentralisai perlu dilaksanakan denagn asa dekonsentrasi . Caranya dengan memberikan kemungkinan kepada masyarakat untuk kreatif dalam membnagun daerahnya.

4. Prisip Keserasian

Pemberian otonomi daerahkepada daerah mengutamakan aspek keserasian dan tujuan di samping aspek pendemokrasian.

5. Prinsip Pemberdayaan

Tujuan pemberian otonomi daerah kepada daerah adalah unuk meningkatkan daya guna dan hasil penyelenggaraan pemerintah di daerah ,terutama dalam aspek pembangunan dan pelayanan kepada masyrakat serta untuk meningkakan pembinaan kestabilan politik dankesatuan bangsa.



Demikianlah penjelasan yang dapat penulis berikan,semoga bermanfaat ya.

0 Response to "Penjelasan Tentang Nilai,Dimensi,dan Prinsip Otonomi Daerah di Indonesia"

Post a Comment

Apa tanggapan anda tentang artikel diatas?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel