Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan di Indonesia

Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan di Indonesia - Halo apakabar pembaca semua?masih tetap semangat ya belajarnya,pada kesempatan kali ini penulis akan memberikan pejelasan materi tentang"Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan di Indonesia " bagi yang membutuhkan materi tersebut,mari kita simak penjelasan dibawah ini;

Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan di Indonesia
Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan di Indonesia


Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan di Indonesia

1. Pengertian Kemerdekaan beragama dan Berkepercayaan

Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang beragama. Kehidupan beragama merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan seluruh masyarakat Indonesia,termasuk kalian sebagai pelajar . 
Kemerdekaan beragama dan kepercayaan mengandung makna bahwa sesetiap manusia bebas memilih ,melaksanakan ajaran agama menurut keyakinan dan kepercayaannya. Setiap manusia tidak boleh dipaksa oleh siapapun,baik itu pemerintah,pejabat agama,masyarakat ataupun orang tua sendiri. Kemerdekaan beragama dan kepercayaan muncul dikarenakan secara prinsip tidak ada tuntutan dalam agama apapun yang mengandung paksaan atau menyuruh penganutnya untuk memaksa agamanya kepada orang lain,terutama terhadap orang yang telah menganut salah satu agama.

Setiap orang memiliki kemerdekaan beragama tetapi apakah boleh kita untuk tidak beragama?Tentu saja tidak boleh,kemerdekaan beragama itu tidak dimaknai sebagai kebebasan untuk tidak beragama atau bebas untuk tidak beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kemerdekaan beragama bukan pula dimaknai sebagai kebebsan untuk menarik orang yang telah beragama atau mengubah agama yang telah dianut seseorang. Selain itu kemerdekaan beragama juga tidak diartikan sebagai kebebasan untuk beribadah yang tidak sesuia dengan tuntutan dan ajaran agama masing-masing. Setiap manusia ttidak diperbolehkan menistakan agama dengan melakukan peribadatan yang menyimpang dari ajaran agma yang dianutnya.

Kemerdekaan beragama dan kepercayaan di Indonesia dijamin oleh UUD NegarabRepublik Indonesia Tahun 1945 dalam Pasal 28 E ayat (1) dan (2) sebagai berikut;
  • Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadah menurut agamanya ,memilih pendidikan dan pengajaran,memiliki pekerjaan,memilih kewarganegaraan,memilih tempat tinggal diwilayah negara dan meninggalkannya ,serta berhak kembali.
  • Setiap orang berhak atas kebebasan menyakini kepercayaan ,menyatakan pikiran dan sikap sesuai dengan hatiuraninya.


Disamping itu,dalam Pasal 29 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ayat (2) disebutkan bahwa "negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agamanya dan kepercayaan itu.

Ketentuan-ketentuan diatas semakin menunjukan bahwa di Indonesia telah dijamin adanya persamaan hak bagi setiap warga negara untuk menentukan dan mmenentapkan pilihan agama yang yang ia anut,menunaikan ibadah serta segala kegiatan yangbberhubungan dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Dengan kata lain,seluruh warga negara berhak atas kemerdekaan beragama itu,Dikarenakan kemerdekaan beragama tidak boleh dikurangi dengan alasan apapun sebagaimana diatur dalam Pasal 28  I ayat (1) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyebutkan bahwa "hak untuk hidup,hak untuk tidak disiska ,hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani,hak beragama,hak untuk tidak diperbudak,hak untuk diakui sebagai pribadi dihadapan hukum,dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam ketentuan "Oleh karena itu untuk mewujudkan ketentuan tersebut ,diperlukan hal-hal sebagai berikut;
  • Adanya pengakuan yang sama oleh pemerintah terhadap agama-agama yang dipeluk oleh warga negara.
  • Tiap pemeluk agama mempunyai kewajiban ,hak dan keduduakan yang sama dalam negara dan pemerintah.
  • Adanya kebebasan yang otonom bagi setiap penganut agama dengan agamanya itu,apabila terjadi perubahan agama ,yang bersangkutan mempunyai kebebsan untuk menetapakn dan menentukan agama yag ia kehendaki.
  • Adanya kebebasan yang otonom bagi tiap golongan umat beragama serta perlindungan hukum dalam pelaksanaan kegiatan peribadatan dan kegiatan keagamaan lainya yang berhubungan dengan eksitensi agama masing-masing.


Demikianlah penjelasan tentang"Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan di Indonesia"semoga dapat menambah wawasan dan bisa bermanfaat bagi pembaca semua. Terimakasih

0 Response to "Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan di Indonesia"

Post a Comment

Apa tanggapan anda tentang artikel diatas?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel