Mengenal Hama Dan Penyakit Pada Pepaya


Mengenal Hama Dan Penyakit Pada Pepaya - Hama memang merupakan musuh bagi petani, anda seorang petani haruslah  jeli dalam pengolahan tanah dan tanaman agar ketika tanaman kita tekah berbuah hasulnya tidak mengecewakan.  Adapun beberapa hama dan penyait dapat penulis jelaskan sebagai berikut: 

Mengenal Hama Dan Penyakit Pada Pepaya
Mengenal Hama Dan Penyakit Pada Pepaya

  Busuk Akar dan Pangkal Batang dalam bahasa latinnya disebut Phytophthora palmivora dan Pythium sp.


Penyakit bakteri Erwinia papaya Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Erwinia papaya ini menyebabkan gejala pada tanaman muda yaitu menguning dan membusuknya daun. Setelah beberapa lama, bagian tanaman sebelah atas mati, yang pada umumnya diikuti oleh matinya seluruh tanaman. Gejala yang khas terdapat pada tangkai daun dan batang yang masih hijau. Pada bagian ini terdapat bercak-bercak kebasahan yang dapat meluas. Pada umumnya, pada tangkai daun penyakit lebih cepat meluas daripada helaian daun.  Jika penyakit telah mencapai batang, batang akan membusuk dan semua daunnya gugur, hingga tanaman menjadi gundul.

Pengendalian penyakit ini dapat kita lakukan dengan memotong dan membakar bagian tanaman yang terinfeksi penyakit sebelum menyebar ke tanaman lain. Pemeliharaan tanaman dengan sungguh-sungguh dan teratur dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit jadi kita harus tahu ilmu cara perawatan dan pemeliharaannya agar terhindar dari penyakit minimal mengurangi penyakitnya.

 Bercak Cincin (Virus Bercak Cincin Pepaya)

Gejala yang ditimbulkan dari  penyakit ini berupa daun belang-belang, perubahan bentuk daun, bahkan menyebabkan daun menjadi sempit. Pada buah terdapat cincin-cincin dan bercak-bercak. Pada tangkai dan batang terdapat garis-garis hijau tua. Tangkai daun menjadi pendek. Pertumbuhan tanaman terhambat dan menghasilkan sedikit buah.

Penyakit ini disebabkan oleh virus bercak cincin papaya (papaya ringspot Virus). Virus mudah ditularkan secara mekanis dengan menggosokkan sap tanaman sakit. Virus tidak terbawa oleh biji. Beberapa kutu daun dapat menularkan virus ini. Pengendalian penyakit in dapat dilakukan dengan mengendaliakn populasi serangga vector dengan menggunakan insektisida. Pembersihan tanaman sakit dari pertanaman dapat mencegah meluasnya penyakit ini.

Gejala awal dari penyakit ini terlihat dari daun-daun bawah yang layu, menguning dan menggantung di sekitar batang sebelum gugur, sehingga tanaman hanya mempunyai sedikit daun-daun kecil di pucuknya. Jika digali akan terlihat bahwa akar-akar lateral membusuk menjadi massa berwarna coklat tua, luak dan berbau tidak sedap. Pembusukan dapat menyebar ke akar tuynggang dan dapat menyebabkan tanaman tumbang. Penyakit ini juga dapat muncul pada buah yang masih hijau. Buah membusuk tetapi tetap keras.
 Pada umumnya pembusukan mulai dari dekat pangkal tangkai. Buah diselimuti oleh miselium berwarna putih seperti beludru. Akhirnya buah mengeriput dan berwarna hitam. Pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan memperbaiki drainase kebun, sanitasi kebun dari sisa tanaman sakit, rotasi tanaman dan aplikasi fungisida dengan bahan aktif tembaga jika kejadian penyakit cukup tinggi.

   Penyakit Bakteri Erwinia Papaya

Selanjutnya penyakit yang disebabkan bakteri Erwinia Papaya, menyebabkan gejala pada tanaman muda yaitu menguning dan pembusukan daun. Setelah beberapa lama, bagian tanaman sebelah atas mati, yang pada umumnya diikuti oleh matinya seluruh tanaman. Gejala yang khas terdapat pada tangkai daun dan batang yang masih hijau. Pada bagian ini terdapat bercak-bercak kebasahan yang dapat meluas. Pada umumnya, pada tangkai daun penyakit lebih cepat meluas daripada helaian daun.
Jika penyakit telah mencapai batang, batang akan membusuk dan semua daunnya gugur, hingga tanaman menjadi gundul. Pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan memotong dan membakar bagian tanaman yang terinfeksi debelum penyakit ini menyebar di lapangan. Pemeliharaan tanaman dengan sebaik-baiknya dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit ini.
D.  Bercak Cincin (Virus Bercak Cincin Pepaya)
Berikutnya adalah bercak cicin, penyakit ini berupa daun belang, perubahan bentuk daun, bahkan menyebabkan daun menjadi sempit. Pada buah terdapat cincin-cincin dan bercak-bercak. Pada tangkai dan batang terdapat garis-garis hijau tua. Tangkai daun menjadi pendek. Pertumbuhan tanaman terhambat dan menghasilkan sedikit buah. Penyakit ini disebabkan oleh virus bercak cincin papaya (papaya ringspot Virus). Virus ini mudah ditularkan dengan menggosokkan setiap tanaman sakit. Virus tidak terbawa oleh biji. Beberapa kutu daun dapat menularkan virus ini.
Pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan mengendalikan populasi serangga vector dengan menggunakan insektisida. Sehingga penyakit yang ditimbulkan tidak semakin meluas.  Pembersihan tanaman sakit dari lahan dapat  mencegah meluasnya penyakit ini menyebar ke tanaman lain, jadi untuk mencegah supaya penyakit tidak menyebar, kita dapat memelihara lahan secara teratur dan kontinyu.

Sekian pemahasan singkat tentang hama dan penyakit yang terdapat pada tanaman pepaya semoga dapat bermanfaat bagi pembaca terkhusus bagi penulis terima kasih karena anda telah membaca artikel ini.(ihm)


0 Response to "Mengenal Hama Dan Penyakit Pada Pepaya"

Post a Comment

Apa tanggapan anda tentang artikel diatas?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel