Sistem Pembagian Kekuasaan Negara Republik Indonesia Paling Lengkap

Sistem Pembagian Kekuasaan Negara Republik Indonesia - Halo sahabat pembaca semua,bagaimana kabarnya?semoga tetap dalam keadaan sehat,dan tetap semanagat belajarnya ya. Pada kesempatan kali ini penulis akan memberikan materi tentang "Sistem Pembagian Kekuasaan Negara Republik Indonesia" yang mana kita sebgai warga negara harus mengetahuinya.
untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasan berikut ini;

Sistem Pembagian Kekuasaan Negara Republik Indonesia
Sistem Pembagian Kekuasaan Negara Republik Indonesia


Sistem Pembagian Kekuasaan Negara Republik Indonesia

1. Macam - Macam Kekuasaan Negara

Konsep Kekuasaan tentu saja merupakan konsep yang tidak asing bagi kalian. Dalam Kehidupan sehari-hari konsep ini sering kjali diperbincangkan,baik dalam obrolan dimasyarakat maupun dalam berita dimedia  cetak maupun elektronik, Apa sebenarnya kekuasaan itu?

Secara sederhana ,kekuasaan dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk memengaruhi orang lain supaya melakukan tindakan - tinadakab yang dikehendaki atau diperintahnya. Sebagai contoh,ketika kaalian sedang menonton televisi,tiba-tiba orang tua tua kalian menuruh untuk belajar,kemudian kalian mematikan televisi tersebutbdan masuk kekamar atau ruang belajar untuk membaca atau menyelesaikan tugas sekolah. 
Pakah negara juga mempunyai kekuasaan negara?Tentu saja negara mempunyai kekuasaan karena pada dasarnya negara meruypakan organisasi kekuasaan. Dengan kata lain,bahwa negara memeliki vanyak sekali kekuasaan. Kekuasaan negara merupakan kewenagna negara untuk mengatur seluruh rakyatnya untuk mencapai keadilan dan kemamkuran,serta seterusnya.

Apa saja kekuasaan negara? Kekuasaan Negara banyak sekali macamnya. Menurut John Locke sebagaimana dikutip oeh Riyanto (2006.273) bahwa kekuasaan negara itu dapat dibagi menjadi tiga macam,yaitu;

a. Kekuasaan legislatif
yaitu kekuasaan untuk membuat atau membentuk undang-undang.

b.Kekuasaan eksekutif,
yaitu kekuasaan untuk meaksanankan undang-undang termasuk kekuasaan  untuk mengadili setiap pelanggaran terhadap undang-undang.

c. Kekuasaan federatil
yaitu kekuasaan untuk melaksanakan hubungan luar negeri.

Selain John Locke,ada tokoh lain yang berpendapat tentang kekuasaan negara ,yaitu Montesquieu ,Sebagai dikutip oleh Riyanto (2006;273).

a. Kekuasaan legislatif
Yaitu kekuasaan untuk mebuat atau membentuk undang-undang.

b. Kekuasaan eksekutif
Yaitu kekuasaan untuk melaksanakan undang-undang.

c. Kekuasaan Yudikatif
yaitu kekuasaan untuk mempertahankan undang-undang termasuk kekuatan untuk mengadili setiap pelanggran terhadap undang-undang.

Pendapat yang dikemukakan oleh Montesquieu merupakan penyempurnaan dari pendapat Jhon Locke. Kekuasan fedaratif dijadikan kekuasaan yang berdiri sendiri,ketiga kekuasaan tersebut ,dilaksanankan oleh lembaga yang berbeda yang sifatnya terpisah. Teori Montesquieu ini dinamakan Trias Polita,

Demikian penjelasan tentang Sistem Pembagian Kekuasaan Negara Republik Indonesia semoaga dapat bermanfaat ya. Terimakasih

0 Response to "Sistem Pembagian Kekuasaan Negara Republik Indonesia Paling Lengkap"

Post a Comment

Apa tanggapan anda tentang artikel diatas?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel