Pengertian dan Jenis - Jenis Pelapukan Paling Lengkap

Pengertian dan Jenis - Jenis Pelapukan - Hai sahabat pembaca semua, gimana kabarnya?” tentunya masih semangat dengan materi-materi selanjutnya. Pada kesempatan ini penulis akan mengajak sahabat pembaca  mengulas kembali materi mengenai pelapukan.

Langsung saja yuk simak ulasan berikut ini!

Pengertian dan Jenis - Jenis Pelapukan Paling Lengkap
Pengertian dan Jenis - Jenis Pelapukan Paling Lengkap

Pengertian Pelapukan

Pelapukan adalah perubahan yang terjadi pada berbagai benda, baik benda yang lunak, maupun benda yang sangat keras. Proses perubahan benda membutuhkan waktu yang berbeda. Ada perubahan yang butuh waktu singkat, ada juga yang butuh waktu lama. Batu termasuk benda yang mengalami pelapukan. Batu dikatakan mengalami pelapukan jika hancur menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Batu yang semula tampak utuh, setelah mengalami pelapukan akan pecah menjadi batu-batuan yang lebih kecil. Bentuknya pun kadang berubah menjadi bergerigi, runcing, dan sebagainya.

Jenis-jenis Pelapukan

Ada tiga jenis pelapukan, yaitu pelapukan biologi, pelapukan fisika, dan pelapukan kimia.

1. Pelapukan Biologi
Pelapukan biologi adalah pelapukan yang terjadi karena kegiatan makhluk hidup. pelapukan biologi pada batuan bisa terjadi jika batuan di tumbuhi oleh tumbuhan atau lumut. Peristiwa ini dapat diamati di daerah-daerah yang lembab. Contoh, tembok pagar yang ditumbuhi tanaman merambat. Pada mulanya, sebelum ditumbuhi tanaman, tembok itu halus. Akan tetapi lama kelamaan tembok menjadi tidak halus lagi. Di tembok tersebut timbul lubang-lubang bekas akar tanaman itu melekat. Semua itu menunjukkan pelapukan biologi.
Pelapukan biologi disebabkan oleh makhluk hidup, seperti pohon, lumut, jamur, dan rayap.

2. Pelapukan Fisika
Pelapukan fisika adalah pelapukan yang terjadi karena faktor-faktor alam, misalnya angin, air, atau cahaya matahari. 
Contoh,  Pada siang hari, air dan batu mendapat panas dari sinar matahari. Akibatnya, batu menjadi mengembang atau ukurannya sedikit bertambah besar. Sebaliknya, pada malam hari, air dan batu berubah menjadi dingin sehingga menyusut atau ukurannya sedikit mengecil. Perubahan silih berganti antara mengembang dan menyusut dalam waktu yang lama dapat menyebabkan batuan pecah (lapuk). Pelapukan fisika disebabkan oleh dingin, air, atau cahaya matahari.  

3. Pelapukan Kimia
Pelapukan kimia adalah pelapukan yang terjadi ketika benda-benda bereaksi dengan zat-zat kimia. Contoh pelapukan kimia adalah hujan asam yang mengakibatkan perubahan pada benda-benda yang diterpanya. Hujan asam terjadi karena zat-zat pencemar dari bumi bereaksi dengan air di atmosfer, lalu turun sebagai hujan.
Pelapukan kimia disebabkan oleh zat-zat kimia

Demikian ulasan materi yang dapat penulis sampaikan mengenai pelapukan. Semoga sahabat pembaca bisa merasa puas terhadap materi, dan bisa menambah ilmu sahabat pembaca. Terima kasih 

0 Response to "Pengertian dan Jenis - Jenis Pelapukan Paling Lengkap"

Post a Comment

Apa tanggapan anda tentang artikel diatas?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel